PSBB usai, Sunmori pun dimulai

Halo Motoleapers…

Setiap anak motor kalau ditanya apa yang mereka inginkan sejak pandemik ini hadir “menyapa” negeri ini tentu salah satu keinginan mereka akan menjawab mereka ingin turing. Yaaapss, sebagaimana anak motor pada umumnya, turing tentu menjadi sebuah rutinitas yang harus dilakukan baik itu turing pendek, maupun turing panjang atau jarak jauh.

Dan diakui atau tidak, sejak masa pandemik ini hadir, turing inilah yang hilang dari keseharian anak motor di Indonesia, terutama di Sumatera Barat. Touring yang gak hanya lintas kota ataupun lintas provinsi, tapi mungkin berupa Sunmori ataupun Sutmori.

Dan hari ini, gue liatin di story WA ataupun di IG, banyak anak motor yang bikin status lagi sunmori (Sunday Morning Ride). Apalah daya gue yang punya Motoleap7.com hari ini hanya bisa memandangi story mereka dengan penuh arti, karena gue minggu ini gak bisa sunmori juga dikarenakan satu dan banyak hal, halangan maksudnya, wkwkwkwk.

Namun apapun itu, sunmori atau sutmori di hari sabtu memanglah menyenangkan apalagi dilakukan dengan teman-teman baik. Yaaa, sunmori yang biasanya dimulai sejak habis subuh atau kisaran jam 7 pagi berangkat menuju lokasi eksotis macam objek wisata alam, pusat kuliner, atau ke lokasi eksotis lainnya yang mungkin berupa Kelok sembilan, titik nol khatulistiwa, malalak, Jam Gadang, kalau di Sumatera Barat.

Sunmori & New Normal
Sejak ditiadakannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), tentu banyak Bikers yang ambil ancang-ancang untuk beraktivitas seperti sedia kala, termasuk urusan hobi touring. Dan memang, pembatasan yang tidak lagi ada membuat kerumunan warga kembali terjadi di banyak tempat, tidak terkecuali di kalangan Bikers. Nah, satu hal nih yang tetap perlu diperhatikan, adalah protokol kesehatan diri kita masing-masing, yang harus terus dijalankan dimanapun berada.

Covid-19 memang mengajarkan kepada kita betapa budaya hidup sehat itu penting adanya. Budaya yang merupakan hal dasar yang telah terbiasa kita jumpai pada kaum muslimin di seluruh dunia, dengan rutin menjaga kebersihan tubuh dalam kondisi apapun. Budaya mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, serta pola hidup sehat tetaplah wajib dimiliki oleh setiap orang. Dan saat ini, kita memang tidak lagi dirundung ketakutan akan bahaya Corona, akan tetapi virus ini belum sirna sepenuhnya, budaya hidup sehat kitalah yang menjadi pembeda, selain mematuhi himbauan dari pemerintah seperti salah satunya membatasi jumlah warga yang hadir dalam satu kerumunan acara.

Semoga, kita bersama dapat memasuki masa New Normal ini dengan persiapan yang optimal, agar kita dapat kembali beraktivitas dengan lancar, dan semoga perekonomian bangsa ini kembali pulih, serta kondisi kehidupan kita yang jadi lebih bersahabat satu sama lainnya.

Dan bicara mengenai persiapan New Normal, tentu kita tidak boleh lupa dengan piranti berkendara yang akrab kita kenal dengan Riding Gear. Riding gear ini wajib lho hukumnya, dan memang, selain masker, Riding gear yang lengkap adalah hal mutlak yang dibutuhkan untuk berkendara yang aman dan nyaman. Para Bikers pun tentu paham hal ini, dan bahkan dewasa ini riding gear juga udah jadi gaya hidup di kalangan para Bikers tanah air. Memakai riding gear seperti helm, jaket dan sepatu riding branded juga dipandang sebagai sebuah kebutuhan selain demi pamor semata. Karena hal seperti inilah yang kadang akan terasa perbedaannya antara Bikers yang berfikiran maju, dengan Bikers yang masih belum maju-maju. So, PSBB usai, Sunmori dimulai…

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*